
Foto dokumentasi: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu.
BENGKULU – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu menyelenggarakan sosialisasi penguatan literasi bahasa Indonesia melalui UKBI Adaptif Digital bagi guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 6 Kota Bengkulu pada 13 Oktober 2025.
Kegiatan memperkenalkan UKBI sebagai instrumen pengukuran kemahiran berbahasa sekaligus membahas mekanisme pelaksanaannya secara digital. Guru memperoleh pemahaman tentang fungsi tes, tahapan akses, dan kemungkinan pemanfaatan hasil UKBI untuk memetakan kekuatan serta kebutuhan peningkatan kemampuan berbahasa.
Penguatan literasi guru memiliki dampak berlapis. Guru yang memahami profil kemahiran bahasa dapat merancang pembelajaran yang lebih tepat, memberi umpan balik yang terarah, dan mengembangkan kegiatan membaca serta menulis berdasarkan kebutuhan peserta didik. Hasil asesmen juga dapat digunakan untuk menyusun program pengembangan profesional berkelanjutan.
Digitalisasi UKBI membuka peluang pelaksanaan yang lebih luas, tetapi juga menuntut kesiapan perangkat, koneksi, literasi teknologi, dan pendampingan. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, MGMP, dan lembaga kebahasaan menjadi penting agar asesmen tidak berhenti pada perolehan skor, melainkan berlanjut pada perbaikan pembelajaran.
Kegiatan ini menunjukkan peran FKIP UNIB dalam menghubungkan keilmuan, asesmen, dan kebutuhan praktis guru. Bagi Program Doktor Linguistik Terapan, topik tersebut dapat dikembangkan melalui penelitian tentang literasi guru, dampak UKBI terhadap praktik pembelajaran, interpretasi skor, serta model pendampingan berbasis data bagi komunitas profesional guru bahasa.
| KATA KUNCI: Pengabdian dan Asesmen Bahasa, Program Doktor Linguistik Terapan, FKIP UNIB, Bengkulu |
Sumber utama: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNIB



Leave a Reply