
Ilustrasi editorial pelatihan pedagogi genre berbasis pembelajaran mendalam bagi guru Bahasa Indonesia.
Pelatihan bagi MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Kepahiang mengintegrasikan pedagogi genre, pembelajaran mendalam, penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam, dan pemanfaatan kecerdasan buatan.
KEPAHIANG – Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMP Kabupaten Kepahiang mengikuti pelatihan penerapan model Pedagogi Genre berbasis Deep Learning pada 24 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang.
Pelatihan yang dilaksanakan oleh akademisi Universitas Bengkulu tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam, menerapkan langkah pembelajaran, merancang evaluasi, serta memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
Pedagogi genre menempatkan teks sebagai bagian dari praktik sosial. Peserta didik tidak hanya diminta memahami struktur teks, tetapi juga tujuan komunikatif, konteks penggunaan, pilihan bahasa, dan hubungan antara penulis dengan pembaca. Proses pembelajaran biasanya bergerak dari membangun konteks, mempelajari model teks, menyusun teks bersama, hingga menghasilkan teks secara mandiri.
Pendekatan pembelajaran mendalam memperkuat proses tersebut melalui kegiatan yang bermakna, reflektif, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Guru perlu merancang pertanyaan yang menuntun pemikiran, mengaitkan materi dengan pengalaman nyata, memberi umpan balik, serta membuka ruang bagi siswa untuk mengevaluasi proses belajarnya sendiri.
Pemanfaatan kecerdasan buatan dapat membantu guru menghasilkan ide awal, variasi contoh teks, rubrik, atau materi latihan. Namun, penggunaan teknologi tetap harus dikendalikan oleh tujuan pedagogis, diperiksa akurasinya, dan disertai penguatan etika digital. AI tidak menggantikan peran guru dalam memahami kebutuhan siswa, konteks budaya, dan proses pembentukan karakter.
Kegiatan ini menunjukkan kontribusi Universitas Bengkulu dalam memperkuat kompetensi guru di daerah. Bagi Program Doktor Linguistik Terapan, pelatihan tersebut juga membuka peluang penelitian mengenai efektivitas pedagogi genre, perubahan praktik mengajar, kualitas tulisan siswa, penggunaan AI, dan pengembangan model pendampingan guru yang berkelanjutan.
| KETERKAITAN DENGAN PROGRAM STUDI Berita dapat dihubungkan dengan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam pengajaran berbasis genre, analisis teks, teknologi pembelajaran, serta pengembangan profesional guru. |
Sumber dan Kredit
Sumber utama: Journal of Community Empowerment UNIB – Pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Pedagogi Genre Berbasis Deep Learning
Tautan: https://ejournal.unib.ac.id/jacom/article/view/45760
Kata kunci: pedagogi genre, deep learning, guru Bahasa Indonesia, Kepahiang, kecerdasan buatan



Leave a Reply