Konferensi global di UNESCO mempertemukan peneliti, pemerintah, industri, dan komunitas untuk memastikan teknologi melayani sebanyak mungkin bahasa.

Bengkulu – Konferensi Language Technologies for All atau LT4All 2025 berlangsung pada 24-26 Februari 2025 di Markas Besar UNESCO, Paris. Forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan dari bidang penelitian, pemerintahan, industri teknologi, pendidikan, dan komunitas bahasa untuk membahas masa depan teknologi yang lebih multibahasa.
Teknologi bahasa mencakup penerjemahan mesin, pengenalan dan sintesis suara, pencarian informasi, transkripsi otomatis, pengolahan bahasa alami, serta berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Namun, manfaat teknologi tersebut masih tidak merata karena sebagian besar sistem dikembangkan menggunakan data dari bahasa-bahasa yang memiliki sumber digital besar.
Bahasa yang minim sumber daya menghadapi tantangan berupa keterbatasan korpus, belum seragamnya sistem penulisan, sedikitnya data suara, dan kurangnya tenaga ahli. Karena itu, pengembangan teknologi bahasa membutuhkan kolaborasi antara ahli linguistik, ilmuwan komputer, penutur, komunitas budaya, dan pembuat kebijakan.
Keragaman bahasa di Bengkulu membuka peluang penelitian yang sangat relevan. Dokumentasi digital bahasa Rejang, Serawai, Lembak, Melayu Bengkulu, dan Enggano dapat menjadi fondasi untuk pengembangan korpus, kamus digital, sistem transkripsi, pembelajaran berbantuan teknologi, hingga prototipe penerjemahan sederhana.
Program Doktor Linguistik Terapan FKIP Universitas Bengkulu dapat mengambil peran melalui riset lintas disiplin yang tetap menempatkan penutur sebagai mitra utama. Pengembangan teknologi harus memperhatikan persetujuan komunitas, kepemilikan data, akurasi budaya, privasi, dan manfaat nyata agar digitalisasi tidak sekadar mengumpulkan data, tetapi juga memperkuat keberlanjutan bahasa.
| SUMBER UTAMA UNESCO – Language Technologies for All (LT4All) 2025 Kata kunci: LT4All, teknologi bahasa, kecerdasan buatan, bahasa minim sumber daya, inklusi digital |



Leave a Reply