Bahasa Daerah sebagai Bahasa Pengantar Membantu Pemahaman Peserta Didik

s3linguistik Avatar

Bahasa Daerah sebagai Bahasa Pengantar Membantu Pemahaman Peserta Didik
Posted on :

Penggunaan bahasa yang dekat dengan kehidupan anak dapat menjadi jembatan menuju literasi, pemahaman konsep, dan penguasaan bahasa Indonesia.

Sumber gambar: Ilustrasi editorial Program Doktor Linguistik Terapan FKIP UNIB; disusun berdasarkan informasi Kemendikdasmen.

Bengkulu – Kemendikdasmen pada Mei 2025 kembali menyoroti penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar, khususnya pada konteks pembelajaran yang membutuhkan jembatan antara bahasa rumah dan bahasa sekolah. Bahasa yang telah dipahami peserta didik dapat membantu guru menjelaskan konsep dan membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi.

Penggunaan bahasa daerah tidak berarti mengurangi kedudukan bahasa Indonesia. Dalam pendekatan transisi yang terencana, bahasa daerah berfungsi sebagai fondasi awal untuk memahami materi, sedangkan bahasa Indonesia diperkenalkan dan diperkuat secara bertahap sebagai bahasa pendidikan dan komunikasi nasional.

Pelaksanaan di kelas memerlukan kompetensi guru untuk mengelola dua atau lebih bahasa. Guru perlu memahami kapan bahasa daerah digunakan untuk menjelaskan konsep, kapan peserta didik diarahkan menggunakan bahasa Indonesia, serta bagaimana menilai perkembangan bahasa tanpa mengabaikan pemahaman isi pelajaran.

Penelitian linguistik terapan dapat menguji efektivitas strategi alih kode, translanguaging, pengembangan bahan ajar dwibahasa, dan pola interaksi guru-peserta didik. Hasil penelitian tersebut penting agar penggunaan bahasa daerah didasarkan pada tujuan pedagogis yang jelas, bukan sekadar kebiasaan spontan.

Di Bengkulu, penelitian dapat dilakukan pada sekolah yang berada di wilayah dengan penggunaan bahasa daerah yang masih kuat maupun wilayah perkotaan yang lebih heterogen. Program Doktor Linguistik Terapan FKIP Universitas Bengkulu berpeluang mengembangkan model pembelajaran multibahasa yang sesuai dengan karakter peserta didik dan tetap mendukung penguasaan bahasa Indonesia akademik.

SUMBER UTAMA
Kemendikdasmen – Penguatan literasi dan sastra serta penggunaan bahasa daerah Kata kunci: bahasa pengantar, bahasa daerah, kelas awal, literasi, pembelajaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *