Kuliah Umum Doktor Linguistik Terapan FKIP UNIB Bahas Posthumanisme, Agensi Peneliti, dan Imajinasi Akademik

s3linguistik Avatar

Kuliah Umum Doktor Linguistik Terapan FKIP UNIB Bahas Posthumanisme, Agensi Peneliti, dan Imajinasi Akademik
Posted on :

Bengkulu — Program Studi Doktor Linguistik Terapan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu menyelenggarakan kuliah umum bertema “Posthumanism in Applied Linguistics: Visualizing Researcher Agency and Imagination” pada Sabtu, 1 Februari 2025. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Ruang Internasional, Gedung Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Bengkulu.

Kuliah umum menghadirkan Prof. Dr. Setiono Sugiharto dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sebagai narasumber. Ia merupakan Guru Besar bidang Linguistik Terapan yang memiliki pengalaman luas dalam pengajaran, penelitian, penulisan akademik, serta pengelolaan program magister dan doktor linguistik terapan.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Doktor Linguistik Terapan FKIP Universitas Bengkulu. Berdasarkan daftar hadir kegiatan, sebanyak 21 mahasiswa mengikuti kuliah umum tersebut bersama para dosen program studi.

Membuka Perspektif Baru dalam Penelitian Linguistik Terapan

Kuliah umum ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai posthumanisme dalam linguistik terapan, terutama dalam memahami hubungan antara manusia, teknologi, lingkungan, bahasa, dan praktik produksi pengetahuan.

Dalam kajian linguistik terapan, pendekatan posthumanisme menawarkan cara pandang yang melampaui pemisahan tradisional antara manusia dan unsur nonmanusia. Peneliti tidak lagi dipahami sebagai satu-satunya pusat pembentuk pengetahuan, tetapi sebagai bagian dari jaringan yang melibatkan teknologi, objek, ruang, lingkungan, pengalaman, dan berbagai sumber daya lainnya.

Melalui tema tersebut, peserta diajak untuk melihat bahwa kegiatan penelitian bukan hanya proses teknis dalam mengumpulkan dan menganalisis data. Penelitian juga memerlukan keberanian intelektual, daya imajinasi, kepekaan terhadap konteks, serta kemampuan peneliti dalam menentukan posisi dan membangun makna.

Menegaskan Agensi dan Imajinasi Peneliti

Salah satu gagasan utama yang diangkat dalam kuliah umum ini adalah pentingnya agensi peneliti. Agensi berkaitan dengan kemampuan peneliti dalam mengambil keputusan, menentukan arah kajian, memilih pendekatan, serta membangun interpretasi yang bertanggung jawab.

Dalam konteks penelitian linguistik terapan, peneliti dituntut tidak hanya mengikuti prosedur secara mekanis. Peneliti perlu mampu membaca perubahan sosial, perkembangan teknologi, keberagaman bahasa, serta hubungan kekuasaan yang memengaruhi praktik kebahasaan.

Selain agensi, imajinasi akademik menjadi unsur penting dalam menghasilkan penelitian yang inovatif. Imajinasi memungkinkan peneliti melihat persoalan bahasa dari sudut pandang baru, menghubungkan teori dengan realitas, serta merumuskan pendekatan yang lebih relevan terhadap fenomena linguistik kontemporer.

Materi yang disampaikan juga memperlihatkan perhatian narasumber terhadap pengembangan paradigma kajian bahasa yang lebih kritis, plural, dan terbuka terhadap pengetahuan lokal. Hal tersebut sejalan dengan rekam jejak akademik Prof. Dr. Setiono Sugiharto dalam bidang multilingualisme, translanguaging, dekolonisasi pengetahuan, politik bahasa, dan produksi pengetahuan akademik.

Peserta Antusias Mengikuti Diskusi

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta menyimak pemaparan materi dan aktif memberikan pertanyaan dalam sesi diskusi. Tingginya partisipasi mahasiswa menunjukkan bahwa tema posthumanisme memiliki relevansi kuat dengan perkembangan penelitian linguistik terapan saat ini.

Diskusi tidak hanya membahas konsep posthumanisme secara teoretis, tetapi juga membuka ruang refleksi mengenai penerapannya dalam metodologi penelitian bahasa. Peserta memperoleh gambaran bahwa teknologi, media digital, ruang sosial, identitas, tubuh, serta lingkungan dapat dipertimbangkan sebagai bagian penting dalam analisis linguistik.

Antusiasme peserta turut terlihat dalam dokumentasi kegiatan. Mahasiswa dan dosen mengikuti pemaparan narasumber di ruang perkuliahan, berdiskusi secara aktif, dan mengakhiri kegiatan dengan foto bersama. Pada akhir kegiatan, Program Studi Doktor Linguistik Terapan juga menyerahkan cendera mata kepada narasumber sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi.

Memperkuat Budaya Akademik Program Studi

Koordinator Program Studi Doktor Linguistik Terapan FKIP Universitas Bengkulu, Prof. Safnil, M.A., Ph.D., bersama jajaran dosen menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Kuliah umum menjadi bagian dari upaya program studi dalam menghadirkan forum akademik yang mempertemukan mahasiswa dengan pakar berpengalaman.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menyusun penelitian disertasi yang kritis, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pemahaman mengenai posthumanisme juga diharapkan membantu mahasiswa melihat penelitian linguistik terapan secara lebih luas, tidak terbatas pada bahasa sebagai sistem, tetapi juga mencakup hubungan bahasa dengan manusia, teknologi, budaya, lingkungan, dan kehidupan sosial.

Program Studi Doktor Linguistik Terapan FKIP Universitas Bengkulu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan akademik yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran, penguatan wawasan keilmuan, dan pengembangan budaya penelitian bertaraf nasional maupun internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *